
Kudus, 4 April 2026 – Pondok Tahfidz Modern Al-Aqsho Kudus kembali menggelar kegiatan penting dalam rangka pembinaan santri akhir, yaitu Amaliyah Tadris. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para santri dalam mempersiapkan diri sebagai pendidik umat yang siap terjun langsung ke dalam dunia pembelajaran.
Momen yang penuh makna ini diikuti oleh seluruh santri akhir KMI yang akan memasuki tahap praktik mengajar. Sebelum terjun ke kelas, para santri mendapatkan pengarahan sebagai bekal utama dalam memahami teknik dan metode pembelajaran yang efektif. Di Pondok Tahfidz Modern Al-Aqsho Kudus, para santri tidak hanya dibekali dengan ilmu, tetapi juga ditempa dengan nilai-nilai keikhlasan dan pengabdian.
Melalui Amaliyah Tadris, para santri diuji kemampuannya dalam menyampaikan materi, mengelola kelas, serta membangun komunikasi yang baik dengan peserta didik. Salah satu pesan penting yang ditekankan dalam kegiatan ini adalah ungkapan:“Thariqatu ahammu minal maddah”(Metode lebih penting daripada materi)
Pesan ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan dalam mengajar tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi, tetapi juga oleh metode penyampaian yang tepat dan menarik.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan setiap langkah santri menuju kelas menjadi bagian dari perjalanan pengabdian yang tulus dalam mendidik generasi umat. Semangat dan kesiapan yang ditanamkan melalui Tadris Amaliyah menjadi fondasi kuat bagi para santri untuk menjadi pendidik yang profesional dan berakhlak mulia.




