
Kudus – Pondok Tahfidz Modern Al-Aqsho Kudus mengadakan kegiatan Rihlah Tarbawiyah sebagai bagian dari program pembelajaran dan pembekalan bagi siswa akhir KMI. Dalam kegiatan ini, para santri mengunjungi Pabrik Krupuk B.A.N di Pasuruan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus serta Pondok Pesantren Al-Furqon di Besito, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.
Kegiatan Rihlah Tarbawiyah ini bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada para santri tentang pentingnya kerja keras, disiplin, dan kemandirian dalam kehidupan. Melalui kunjungan ke dunia usaha, para siswa diajak melihat secara langsung proses pengelolaan ekonomi dan usaha yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta kejujuran.
Selain menjadi sarana edukasi, kegiatan ini juga menanamkan pemahaman bahwa perjuangan dan dakwah tidak hanya dilakukan melalui ceramah dan mimbar, tetapi juga dapat diwujudkan melalui semangat kewirausahaan dan kemandirian ekonomi umat.
Di Pabrik Krupuk B.A.N, para santri belajar mengenai proses produksi, manajemen usaha, serta nilai-nilai ketekunan dalam membangun usaha dari bawah hingga berkembang. Sementara kunjungan ke Pondok Pesantren Al-Furqon menjadi sarana memperluas wawasan santri dalam dunia pendidikan dan kehidupan pesantren.
Melalui kegiatan ini, Pondok Tahfidz Modern Al-Aqsho Kudus berharap para siswa akhir memiliki pandangan yang lebih luas tentang masa depan. Bahwa setelah menjadi santri, mereka tidak hanya dipersiapkan untuk menjadi ulama, kyai, atau guru, tetapi juga mampu menjadi entrepreneur muslim yang mandiri, bermanfaat, dan mampu membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.
Rihlah Tarbawiyah menjadi bukti bahwa pendidikan di PTM Al-Aqsho Kudus tidak hanya fokus pada ilmu agama dan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga membentuk karakter, mental kepemimpinan, dan kesiapan menghadapi tantangan kehidupan di tengah masyarakat.
Semoga setiap perjalanan yang ditempuh menjadi ilmu, pengalaman, dan bekal berharga yang mengantarkan para santri menuju masa depan yang penuh keberkahan dan manfaat bagi umat. 🌿



