
KUDUS — Keluarga besar Pondok Tahfidz Modern Al-Aqsho Kudus akan memperingati Haul ke-2 Drs. KH. Manshur, M.S.I., sekaligus menggelar Reuni IKMAS (Ikatan Keluarga Ma’had Al-Aqsho) pada Ahad, 25 Oktober 2026, bertepatan dengan 14 Jumadil Ula 1448 H.
Mengusung semangat “Tunggal Guru, Satu Doa”, kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang jasa almarhum KH. Manshur, mendoakan beliau, serta mempererat ikatan persaudaraan antargenerasi keluarga besar Ma’had Al-Aqsho.
Haul bukan sekadar mengenang sosok yang telah wafat. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana merawat warisan ilmu, meneladani perjuangan, dan melanjutkan nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan oleh guru kepada para santri dan generasi penerus.
Mengenang Guru, Merawat Warisan Ilmu
KH. Manshur, M.S.I. dikenal sebagai pendiri Pondok Tahfidz Modern Al-Aqsho Kudus. Perjuangan dan pengabdian beliau menjadi bagian penting dari perjalanan pesantren dalam membina generasi yang mencintai Al-Qur’an dan ilmu agama.
Peringatan haul menjadi kesempatan bagi para santri, alumni, dan keluarga besar Al-Aqsho untuk kembali mengingat nilai-nilai yang diwariskan oleh beliau. Ilmu, nasihat, keteladanan, dan amal kebaikan yang telah ditanamkan diharapkan terus hidup melalui pengamalan dan pengabdian generasi penerus.
Doa yang dipanjatkan dalam momentum haul juga menjadi bentuk bakti dan penghormatan kepada guru. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan kepada almarhum serta menerima seluruh amal saleh dan perjuangannya.
Reuni IKMAS: Mempererat Persaudaraan Antargenerasi
Selain haul, Reuni IKMAS menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Ikatan Keluarga Ma’had Al-Aqsho merupakan wadah untuk menjaga hubungan persaudaraan di antara keluarga besar yang memiliki ikatan sejarah dan perjuangan bersama.
Perbedaan generasi dan perjalanan hidup tidak menghilangkan ikatan yang telah terbangun melalui pendidikan, bimbingan, serta nilai-nilai yang diwariskan oleh guru. Melalui reuni, hubungan tersebut diharapkan semakin erat dan menjadi kekuatan untuk melanjutkan amanah pendidikan dan dakwah.
Semangat kebersamaan ini tercermin dalam pesan, “Bersama dalam doa, erat dalam ukhuwah, teguh dalam menjaga amanah.” Pesan tersebut mengajak seluruh keluarga besar Al-Aqsho untuk tidak hanya menjaga kenangan, tetapi juga merawat persaudaraan dan melanjutkan perjuangan dalam kehidupan nyata.
Tunggal Guru, Satu Doa
Tema “Tunggal Guru, Satu Doa” mengandung makna mendalam tentang persatuan dalam menghormati guru dan meneruskan nilai-nilai kebaikan. Meski berasal dari generasi dan perjalanan yang berbeda, keluarga besar Al-Aqsho diharapkan tetap terhubung dalam ikatan ilmu, doa, dan pengabdian.
Melalui Haul ke-2 KH. Manshur, M.S.I. dan Reuni IKMAS, semangat menjaga sanad keilmuan, mempererat ukhuwah, dan meneruskan amanah pendidikan diharapkan terus tumbuh di tengah keluarga besar Ma’had Al-Aqsho.
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan maghfirah kepada almarhum Drs. KH. Manshur, M.S.I., menerima amal jariyah beliau, serta menjadikan ilmu dan perjuangannya sebagai cahaya yang terus menerangi generasi penerus.
Tunggal guru, satu doa. Bersama dalam doa, menguatkan persaudaraan dan teguh dalam menjaga amanah
Pendaftaran Santri Baru
Tahun Ajaran 2027/2028
Pondok Tahfidz Modern Al-Aqsho Kudus



