
Kudus — Pondok Tahfidz Modern (PTM) Al-Aqsho Kudus kembali melaksanakan kegiatan Post Test ke-3 Tahun Ajaran 2025/2026 sebagai bagian dari evaluasi sekaligus penjagaan kualitas hafalan Al-Qur’an para santri.
Kegiatan ini dimulai pada Senin, 2 Maret 2026, dan dijadwalkan berlangsung selama enam hari, hingga 7 Maret 2026. Pelaksanaan post test menjadi agenda penting dalam sistem pembinaan tahfidz di PTM Al-Aqsho Kudus.
Evaluasi Hafalan Melalui Tasmi’ Al-Qur’an
Post Test merupakan kegiatan tasmi’ hafalan Al-Qur’an yang dilaksanakan dalam satu majelis oleh santri yang telah mencapai minimal 15 juz hafalan. Dalam kegiatan ini, para santri memperdengarkan hafalan Al-Qur’an mereka di hadapan para asatidz sebagai bentuk evaluasi sekaligus penguatan kualitas hafalan.
Kegiatan ini tidak sekadar membaca ulang hafalan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk membuktikan kesungguhan, ketekunan, dan istiqamah santri dalam menjaga kalamullah.
Pada pelaksanaan Post Test ke-3 kali ini, kegiatan diikuti oleh 39 santri yang telah memenuhi syarat hafalan.
Standar Ketat Penjagaan Hafalan
Dalam satu majelis tasmi’, para santri memperdengarkan hafalan juz demi juz secara berurutan tanpa jeda panjang. Metode ini menjadi standar kualitas hafalan yang diterapkan di PTM Al-Aqsho Kudus.
Proses tersebut merupakan hasil dari perjalanan panjang yang ditempuh para santri melalui berbagai tahapan pembinaan, seperti muroja’ah intensif, kedisiplinan belajar, serta bimbingan langsung dari para asatidz.
Dengan sistem tersebut, pesantren berupaya memastikan bahwa hafalan Al-Qur’an para santri tidak hanya banyak secara kuantitas, tetapi juga kuat dan terjaga kualitasnya.
Doa dan Harapan
Melalui kegiatan Post Test ini, diharapkan para santri dapat semakin menguatkan hafalan dan kedekatan mereka dengan Al-Qur’an.
Pihak pesantren juga memohon doa dan dukungan dari seluruh keluarga besar pesantren serta masyarakat agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, khidmat, dan penuh keberkahan.
Semoga Allah ﷻ memberikan kelancaran lisan, kekuatan hafalan, serta menjadikan setiap ayat yang dibaca sebagai cahaya dan keberkahan bagi para santri yang menjaganya.



