
Kudus — Pimpinan Pondok Tahfidz Modern (PTM) Al-Aqsho Kudus melaksanakan audiensi dengan Bupati Kabupaten Kudus, Dr. Ars. Sam’ani Intakoris, S.T., M.T., dalam rangka menyampaikan perkembangan pesantren serta pengajuan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Audiensi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Dalam pertemuan ini, pimpinan pesantren memaparkan perkembangan pembangunan dan standarisasi bangunan di lingkungan PTM Al-Aqsho Kudus sebagai bagian dari upaya memenuhi standar pemerintah dalam proses pengajuan PBG.
Penyampaian Standarisasi Bangunan Pesantren
Dalam kesempatan tersebut, pihak pesantren menjelaskan bahwa proses standarisasi bangunan dilakukan secara bertahap agar sesuai dengan regulasi yang berlaku. Hal ini merupakan komitmen pesantren untuk menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, tertib administrasi, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Pengajuan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu fokus pembahasan, mengingat legalitas bangunan merupakan aspek penting dalam pengembangan lembaga pendidikan.
Sambutan Positif dari Bupati Kudus
Bupati Kabupaten Kudus memberikan sambutan positif terhadap langkah yang dilakukan oleh PTM Al-Aqsho. Beliau menyampaikan dukungan terhadap upaya standarisasi bangunan pesantren sesuai standar pemerintah.
Bupati juga berkomitmen untuk membantu proses penerbitan izin PBG agar dapat berjalan dengan lancar sesuai prosedur yang berlaku.
Pembahasan Pembebasan Pajak Tanah Wakaf
Selain membahas PBG, pimpinan pesantren juga menyampaikan aspirasi terkait pengajuan pembebasan pajak tanah wakaf bagi pesantren-pesantren. Hal ini menjadi perhatian penting demi mendukung keberlangsungan dan pengembangan lembaga pendidikan berbasis wakaf.
Ucapan Terima Kasih
Sebagai penutup, pimpinan PTM Al-Aqsho Kudus menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Kudus atas sambutan, perhatian, dan dukungan yang diberikan terhadap perkembangan pesantren.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan pesantren demi terwujudnya generasi Qur’ani yang unggul dan berdaya saing.



