Biografi Pendiri

KH. Drs. Manshur, M.S.I. – Pendiri Pondok Tahfidz Modern Al-Aqsho Kudus
Biografi Pendiri Pondok Tahfidz Modern Al-Aqsho Kudus
( KH. Drs. Manshur, M.S.I. )

Lahir di Desa Klumpit, Kudus, Jawa Tengah, pada tahun 1961. Beliau berasal dari keluarga sederhana yang sangat menjunjung tinggi nilai agama. Ayah beliau bernama KH. Anwar Fauzi yang akrab dipanggil Mbah War, seorang petani dan kyai kampung yang mendedikasikan hidupnya untuk mengajar mengaji masyarakat sekitar di mushola kecil dengan nama Mushola Daarut Ta’lim wal Ma’arif yang dibangun diatas tanah beliau sendiri, sementara ibu beliau bernama Hj. Siti Fathonah seorang ibu rumah tangga yang setia mendampingi suami dan mendidik putra-putrinya dengan teladan dan kesabaran, yang setiap ada pengajian oleh para kyai selalu hadir dengan mengajak putra-putrinya, seraya mendoakan semoga kelak putranya bisa seperti para kyai tersebut.

Sejak kecil, beliau menunjukan minat besar dalam ilmu agama. Beliau menyelesaikan pendidikan dasar di MI Sabilul Ma’arif Islamiyyah, lalu dilanjutkan pada jenjang MTs dan MA Tasywiquth Thullab Salafiyyah (TBS) Kudus. Selesai dari TBS Kudus beliau melanjutkan pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor yang diasuh langsung oleh kyai karismatik KH. Imam Zarkasyi (salah satu pendiri Gontor), kemudian melanjutkan di Pondok Dondong salah satu pesantren tertua di Jawa Tengah yang kala itu diasuh oleh KH. Masqan dan KH Akhfadzul Athfal. Pendidikan formal S1 dan S2 beliau selesaikan di IAIN Semarang (sekarang UIN Walinsongo) pada Fakultas Tarbiyah, Pendidikan Agama Islam.

Kyai Manshur merupakan figur yang mencurahkan hidupnya dalam bidang pendidikan, baik pada majlis taklim seperti majlis taklim di Perumahan Kudus Permai, majlis taklim masjid At Taqwa PR SUKUN, dan tentutnya di mushola beliau sendiri. Beliau juga mengabdikan diri untuk mengajar di PGA Kudus, SMA NU Al-Ma’ruf Kudus, Hasyim Asyari Karangmalang, MAN 2 Kudus, MTs dan MA Yanbu’ul Qur’an Menawan, dan terakhir di MAN 1 Kudus. Beliau juga menjadi sosok yang babat alas, mengawali, serta meletakan landasan pendidikan di beberapa pesantren di Kudus, seperti sebagai pengasuh pertama pada Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan dimana beliau berkhidmah disana mulai tahun 2009 hingga tahun 2016 atas dawuh KH. Ulin Nuha Arwani dan KH. Ulil Albab Arwani. Kemudian merintis dan mendirikan Pondok Tahfidz Nurul Qur’an MAN 1 Kudus sebagai program unggulan tahfidz Al-Qur’an bagi siswa MAN 1 Kudus dengan sistem asrama pada 2018-2024. dan pada tahun 2019 merintis dan mendirikan Pondok Tahfidz Modern Al-Aqsho Kudus atas dawuh guru beliau Prof. Dr. KH. Amal Fathullah Zarkasyi, MA. dan Dr. KH. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, MA. (putra pendiri ponpes Gontor), salah satu dawuh beliau ketika meminta dan menyemangati kyai Manshur untuk merintis Al-Aqsho Kudus adalah “mulailah walau dari kandang ayam”. Pesantren inilah yang saat ini menjadi legasi Kyai Manshur dan dilanjutkan amanahnya kepada putra-putri beliau.

Pondok Tahfidz Modern Al-Aqsho Kudus dirintis beliau dengan segala kesederhanaan dan keterbatasan, namun dengan niat, tekat yang kuat, serta ridlo Allah SWT, pesantren yang awalnya hanya ada 20 santri dengan luas tanah 684 meter persegi dengan fasilitas seadanya kini telah berkembang dan mendapatkan kepercayaan masyarakat, hal ini bisa dilihat dengan terus bertambahnya santri, perluasan pesantren serta wakaf yang diamanahkan kepada pesantren.

Kyai Manshur dikenal sebagai sosok yang sederhana, disiplin, dan penuh kasih sayang terhadap santri, beliau melihat santri bukan sekedar sebagai orang yang datang mencari ilmu, tapi lebih dari pada itu beliau menganggap santri sebagai kader yang akan meneruskan perjuangan li i’lai kalimatillah dengan menanamkan panca jiwa pesantren: Keikhlasan, Kesederhaan, Berdikari, Ukhuwah Islamiyyah, dan Kebebasan (merdeka dalam bingkai syariat Islam).

Beliau wafat pada tahun 2024 pada usia 63 tahun, angka yang sering disebut beliau beberapa tahun sebelum beliau wafat dengan ungkapan “nek aku mati umurku podo kanjeng nabi iku sedelok engkas” “jika saya meninggal umur saya sama dengan Rasulullah itu sebentar lagi”. Beliau dimakamkan di pemakaman Al-Ikhlas 1 Desa Klumpit dekat lokasi Pondok Tahfidz Modern Al-Aqsho Kudus, atas wasiat beliau agar dimakamkan di dekat makam orang tua beliau. Hingga kini, pesantren yang beliau dirikan tetap hidup dan berkembang, menjadi warisan spiritual dan sosial yang tak ternilai bagi masyarakat.

Pendaftaran Santri Baru T.A. 2026/2027

Pondok Tahfidz Modern Al-Aqsho Kudus

Santri Putra

Ustadz Syahanan 0858-4832-4418 · WhatsApp
Ustadz Bilal 0851-6254-7624 · WhatsApp

Santri Putri

Ustadzah Itsna 0812-2978-0994 · WhatsApp
Ustadzah Nafis 0812-2631-6474 · WhatsApp