Kudus — Pondok Tahfidz Modern (PTM) Al-Aqsho Kudus kembali menyelenggarakan Tes Tahfidz Berkala untuk santri aktif, yang pada periode ini merupakan Tes Tahfidz Ke-2 Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan rutin tiga bulanan ini dilaksanakan pada 8–15 Desember 2025 dan menjadi salah satu program unggulan pesantren dalam menjaga kualitas hafalan Al-Qur’an para santri.
Tes tahfidz bukan hanya menjadi ajang evaluasi, namun juga bagian dari pembinaan berkelanjutan yang memastikan setiap santri tetap konsisten menjaga hafalan, memperbaiki bacaan, serta meningkatkan kedisiplinan muroja’ah. Evaluasi dilakukan langsung oleh para ustadz penguji yang berpengalaman dalam bidang tahfidz dan tajwid.
—
Tujuan Tes Tahfidz
Program ini dirancang untuk:
Mengukur perkembangan hafalan santri dari waktu ke waktu
Menilai kualitas bacaan dan makhraj huruf
Memastikan santri tetap menjaga hafalan lama sambil menambah hafalan baru
Memberikan bimbingan langsung terhadap kesalahan bacaan dan kekurangan muroja’ah
Menjadi dasar pemetaan kemampuan untuk keperluan halaqoh dan pembinaan lanjutan
Dengan evaluasi berkala setiap tiga bulan, perkembangan santri dapat dipantau secara sistematis dan akurat.
Sistem Pengujian Hafalan Santri di PTM Al-Aqsho Kudus
Pada tes tahfidz periode ini, pengujian dilakukan dengan standar bertingkat berdasarkan jumlah hafalan masing-masing santri. Sistem ini memastikan setiap santri diuji secara proporsional sesuai kapasitas hafalannya.
Berikut mekanisme pengujiannya:
1. Hafalan 5 juz ke bawah
Santri diminta membaca 5 pojok secara acak.
Pengujian ini menekankan kekuatan hafalan dasar dan ketepatan tajwid.
2. Hafalan 5–10 juz
Santri diuji dengan membaca 10 pojok.
Tujuannya memastikan kesinambungan hafalan menengah agar tetap kokoh.
3. Hafalan lebih dari 10 juz
Santri diminta membaca 1 juz penuh.
Metode ini dipilih untuk menjaga kualitas hafalan besar dan melatih konsistensi menghafal jarak panjang.
—
Pelaksanaan Tes: Khusyuk, Tertib, dan Penuh Adab
Pelaksanaan tes tahfidz berlangsung dengan suasana tenang dan penuh penghormatan kepada Al-Qur’an. Para santri maju secara bergiliran menghadap ustadz penguji, membaca dengan hati-hati, serta menunjukkan kemampuan hafalan terbaik mereka.
Ustadz penguji tidak hanya memberikan penilaian, tetapi juga menyampaikan catatan perbaikan, arahan tajwid, dan motivasi agar para santri semakin semangat dalam menjaga hafalan mereka. Pendekatan ini membuat proses tes tahfidz menjadi sarana pembelajaran yang mendalam dan penuh nilai ibadah.
—
Komitmen PTM Al-Aqsho Kudus dalam Pembinaan Tahfidz
Sebagai pondok tahfidz modern, PTM Al-Aqsho Kudus berkomitmen memberikan sistem pembinaan Al-Qur’an yang terstruktur, modern, dan tetap menjaga tradisi adab pesantren. Program tes tahfidz setiap tiga bulan merupakan bagian dari komitmen tersebut dalam memastikan kualitas hafalan para santri tetap terjaga.
Dengan adanya evaluasi berkala, pesantren dapat memantau target hafalan tahunan, menentukan halaqoh lanjutan, dan memberikan pendekatan pembelajaran terbaik bagi setiap santri.
Pesantren berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus meningkatkan kedisiplinan, memperbaiki bacaan, dan menjaga hafalan Al-Qur’an sebaik-baiknya.